Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi pendapatan premi dari asuransi umum dan reasuransi diproyeksi hanya bertumbuh sebesar 3,5% pada tahun 2024 di tengah berbagai tantangan industri yang salah satunya mengenai hardening market.
Direktur Pengembangan Bisnis PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Diwe Novara menilai target OJK cukup reaslistis seiring dengan potensi pertumbuhan ekonomi RI 2024 dikisaran 5%. Namun Jasindo sendiri menargetkan premi Rp 5,6 Triliun atau naik 66,1%.
Guna mencapai target pertumbuhan premi, Jasindo mendorong penguatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap asuransi sekaligus memperkuat kerjasama dengan perbankan dan broker serta mengincar segmen UMKM.
Sementara terkait asuransi kendaraan, Jasindo menargetkan pertumbuhan premi 40% menjadi Rp 238 miliar di tengah momentum Ramadan dan Lebaran
Seperti apa target dan strategi Jasindo mendorong kenaikan premi termasuk lini asuransi kendaraan? Selengkapnya simak dialog Direktur Pengembangan Bisnis PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Diwe Novara dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 18/03/2024)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT