Ada PPKM, Bisnis Pembiayaan 2021 Diproyeksi Minus 1%-5%
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Penutupan Pasar: Rupiah Menguat ke Rp 14.390/US$
Link: https://bit.ly/3zfPA4C
Perusahaan pembiayaan ikut merasakan dampak PPKM Darurat seiring dengan anjloknya penjualan sejumlah sektor andalan multifinance salah satunya sektor otomotif.
Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno menyebutkan di masa pelonggaran PPKM Level 4 ini diharapkan geliat bisnis bisa kembali hidup sehingga turut berimbas ke penyaluran pembiayaan multifinance meskipun APPI memproyeksi kinerja tahun 2021 ini masih minus 1%-5% (yoy).
Seperti apa efek PPKM ke bisnis pembiayaan? Selengkapnya saksikan dialog Anneke Wijaya dengan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 24/08/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT