Berita Lainnya: China Dibuat Pusing oleh Babi, Harga Meroket Lalu Drop Parah
Link: https://bit.ly/3Cbz2Mx
Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Platik Indonesia (Inaplas) menilai rencana pemerintah untuk menambah penerimaan cukai plastik dan pajak bahan pemanis buatan dalam bahan makanan dan minuman pada tahun 2022 tidak tepat karena akan memperlambat pemulihan industri di masa pandemi.
Namun demikian, penetapan aturan ini disebut Anggota Komisi XI DPR-RI, Mukhamad Misbakhun sebagai upaya untuk menekan dampak plastik dan penanganan plastik meskipun aspirasi pelaku usaha tetap dipertimbangkan terhadap penerapannya.
Seperti apa rencana penerapan cukai plastik? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Anggota Komisi XI DPR-RI, Mukhamad Misbakhun dan Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono di Profit, CNBC Indonesia (Senin, 13/09/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT