Tuesday, 11 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Alfamart Waspadai Efek Negatif Kenaikan PPN

Alfamart Waspadai Efek Negatif Kenaikan PPNУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya: Borong Saham Ritel, Sehari Harta Taipan Ini Melonjak Rp 215 M https://bit.ly/3vVqQOo Pelaku bisnis ritel khawatir rencana kenaikan PPN menjadi 11% di tahun 2022 akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tekanan pandemi covid-19. Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), Solihin menyebutkan tekanan daya beli ditakutkan akan semakin besar jika pajak naik begitupula ekspansi industri bisa tertahan imbas naiknya ongkos produksi. Seperti apa industri ritel melihat dampak kenaikan PPN? Dan bagaimana strategi AMRT menjaga kinerja di masa ini? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Sumber Alfaria Trijaya, Solihin dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 29/10/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт