Friday, 21 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Analis: Kasus Jiwasraya Bukan Kendala Berinvestasi di Reksa Dana

Analis: Kasus Jiwasraya Bukan Kendala Berinvestasi di Reksa DanaУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Keterlibatan 13 manajemen investasi dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya cuku memukul industri reksa dana. Namun demikian, dalam menyikapi kondisi ini Head of Research CNBC Indonesia, Arif Gunawan menilai bahwa kasus ini tidak begitu besar hanya mencapai 1,7% dari jumlah dana kelolaan di industri reksa dana yang bernilai Rp 500 triliun. Selain itu, Arif juga menilai bahwa ke-13 MI ini masih bisa beroperasi dan megelola produk reksa dana lainnya sehingga tidak ada alasan bagi investor untuk menghindari berinvestasi di reksa dana akibat sentimen Jiwasraya. Lalu seperti apa analis melihat dampak kasus Jiwasraya? Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Head of Research CNBC Indonesia, Arif Gunawan dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 26/06/2020) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
Мой аккаунт