APEI: Aturan Baru Manajemen Risiko Bisa Tingkatkan Keberlangsungan Perusahaan
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya:
Sempat Disetop, PLTP Sorik Marapi Boleh Beroperasi Lagi
Link: https://bit.ly/3vQlCmt
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis aturan manajemen risiko untuk penerapan manajemen risiko di perusahaan efek (sekuritas) yang menjadi anggota bursa (AB). Aturan ini mulai berlaku pada 17 Maret 2021. Ketua Komite Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Heru Handayanto mengatakan penerapan manajemen risiko bagi perusahaan efek bukan hal baru karena sudah ada sejak 2012. Ia optimistis seluruh anggota APEI akan menyesuaikan aturan yang berlaku. Pihaknya akan melakukan edukasi terkait manajemen risiko yang lebih detail tersebut.
Seperti apa penerapan manajemen risiko didalam APEI? Selengkapnya simak dialog Aline Wiratmaja dengan Ketua Komite Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Heru Handayanto dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 23/03/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT