Stimulus dan likuiditas jumbo senilai USD 10 triliun yang digelontorkan pemerintah AS disebut Chariman & Managing Member Great Hill Capital, LLC, Thomas J. Hayes sebagai stimulus yang cukup berlebihan dan berdampak pada kenaikan sejumlah sektor di pasar saham seperti sektor teknologi tetapi tidak berefek positif bagi sektor lain seperti sektor keuangan, industri dan energi.
Namun demikian, seiring dengan perkembangan penemuan vaksin covid-19, pergeseran kenaikan akan terjadi pada saham yang sebelumnya telah ditinggalkan. Lalu seperti apa arah pergerakan pasar AS di tengah pandemi? Selengkapnya saksikan Aline Wiratmaja dengan Chariman & Managing Member Great Hill Capital, LLC, Thomas J. Hayes dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 01/09/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT