Bangun Pabrik Pengolahan Emas di Gorontalo, BRMS Kembali Rights Issue
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Kembali berencana untuk kembali melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue guna menopang pengembangan proyek tambang emas dan tembaga di Gorontalo.
Direktur BRMS, Herwin Wahyu Hidayat menyebutkan dana dari rights issue ke-2 di tahun 2021 ini, BRMS akan membangun pabrik baru dengan kapasistas 2 ribu ton bijih per hari sekaligus untuk meningkatkan aktivitas pengeboran yang ditargetkan bisa menambah cadangan emas.
Seperti apa rencana Rights Issue BRMS ini? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Direktur & Chief Investor Relations Bumi Resources Minerals, Herwin Wahyu Hidayat dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 14/07/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT