Ketua Umum Banker Association for Risk Management (BARA), Ahmad Siddik Badruddin mengatakan hingga Desember 2020, hampir Rp 1.000 Triliun dari portofolio kredit yang terdampak Pandemi Covid-19 telah berhasil direstrukturisasi. Hal ini membuat restrukturisasi kredit melandai mengingat sebagian dari portofolio tersebut sudah jatuh tempo dan sebagian lainnya sudah bisa kembali normal.
Selain itu, OJK juga telah pro-aktif memperpanjang POJK No.11/2020 dengan POJK No.48/2021 sehingga akan berakhir maret 2022. Sehingga, meskipun ada penambahan restrukturisasi kredit jumlahnya diyakini akan sedikit mencapai Rp 1.100 triliun.
Lalu seperti apa BARA melihat efektivitas program restrukturisasi? Selengkapnya simak dialog Aline Wiratmaja dengan Ketua Umum Banker Association for Risk Management (BARA), Ahmad Siddik Badruddin dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 23/03/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT