Tuesday, 23 June, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Belajar Cara Coding dan Memprogram Kedip Lampu LED dengan Arduino

Belajar Cara Coding dan Memprogram Kedip Lampu LED dengan ArduinoУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5

Lampu LED adalah barang yang menarik untuk dijadikan bahan belajar elektronik. Di tutorial Arduino kali ini, saya akan tunjukkan bagaimana kita bisa mengkontrol dan memrogram kedip nyala dan mati lampu LED dengan mudah saat menggunakan Arduino.

Sebenarnya tutorial yang ini lebih mudah daripada tutorial sebelumnya (menggunakan servo), tapi saya lupa harusnya ini dulu baru tutorial servo yang ditunjukkan, hehe, udah terlanjur.

Barang-barang yang perlu disiapkan adalah lampu LED biasa, resistor 220 ohm dan board Arduino Uno (yang saya pakai Uno).

Mungkin sebagian dari kamu bertanya-tanya, kenapa kita perlu resistor 220 ohm? Begini, output Arduino itu sekitar 5 volt, sedangkan lampu LED yang kita pakai ini biasanya tegangannya 3.5 volt maksimal. Kalau kita paksa dialiri listrik 5 volt dari Arduino, entah nanti lampu LED nya yang akan hangus, kalau pun tidak hangus ya nantinya Arduino kita yang akan rusak. Jadi fungsi resistor ini adalah untuk mengurangi arus daya yang masuk ke LED.

Oh ya, kalau nggak nemu resistor 220 ohm kamu juga bisa pakai resistor 1k. Saya pakai resistor 1k, cuman nyala lampu LED nya lebih redup daripada kalau pakai 220 ohm.

Untuk lebih lengkapnya cek postingan saya di sini: https://belajararduino.ciihuy.com/2021/04/14/cara-memrogram-kedip-lampu-led-dengan-arduino/

Мой аккаунт