Berkah Perang, Krakatau Steel Catat Lonjakan Ekspor Baja ke Eropa
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Sri Lanka Terancam Hadapi 'Kematian Massal', Ini Penyebabnya
Link: https://bit.ly/3Gadhjg
Industri baja nasional diproyeksi bisa tumbuh 20% di tahun 2022 seiring dengan lonjakan permintaan baja global imbas perang Rusia-Ukraina.
Direktur Komersial Krakatau Steel, Melati Sarnita menyebutkan adanya peluang peningkatan ekspor ke Uni Eropa seiring di masa perang. Tercatat hingga Mei 2022 demand ekspor sudah mencapai 250 ribu ton atau sudah mendekati total ekspor 2021
Seperti apa dampak perang terhadap kinerja baja lokal? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Komersial PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Melati Sarnita dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 23/05/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT