У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Perry Warjiyo Jabat Lagi Ketua Umum ISEI 2021-2024
Link: https://bit.ly/3mQ2QKb
Dampak pengurangan pembelian obligasi The Fed sebelum akhir tahun 2021 terus diwaspadai oleh Bank Indonesia. Namun semakin baiknya komunikasi Bank Sentral AS terhadap rencana tapering off ini disebut Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Hariyadi Ramelan mampu menenangkan pasar dan direspon cukup positif.
BI memandang kondisi inflasi, stabilitas Rupiah dan komposisi kepemilikan SBN yang semakin baik saat ini membuat efek tapering diyakini tidak akan menimbulkan dampak taper tantrum seperti tahun 2013.
Seperti apa kesiapan BI menghadapai dampak tapering off? Selengkapnya saksikan dialog Anneke Wijaya dengan Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Hariyadi Ramelan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 01/09/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT