BI Naikkan GWM Bertahap, Bank ‘Pede’ Kredit Tumbuh Positif
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Bank Indonesia mulai mengambil langkah pengetatan likuiditas pada awal tahun ini dengan menaikkan secara bertahap GWM (Giro Wajib Minimum) Rupiah untuk BUK (Bank Umum Konvensional) dan Syariah.
SVP Treasury & Markets Bank DBS Indonesia, Tony M. Suryo Mulyono menilai langkah pengetatan likuditas BI yang dilakukan secara bertahap tidak akan menimbulkan distrupsi utamanya dari penyaluran kredit. Saat ini kondisi likuiditas bank masih memadai dan seiring dengan pemulihan ekonomi diharapkan dapat mendorong kredit bank, dimana DBS menargetkan bisa mencapai angak high sigle digit.
Seperti apa dampak kenaikkan GWM perbankan? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan SVP Treasury & Markets Bank DBS Indonesia, Tony M. Suryo Mulyono dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 25/05/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT