Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 5,75% di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi hawkish The Fed.
Direktur Panin AM, Rudiyanto berpandangan ruang BI untuk kembali mengerek suku bunga acuan sudah terbatas mengingat posisi BI7DRR sudah di atas inflasi inti dan tren perlambatan inflasi akan berlanjut. Jika BI Rate naik itu ditujukan untuk menyesuaikan tren suku bunga The Fed.
Seperti apa pelaku pasar melihat arah dan dampak kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto dan Chief Marketing Officer Star Asset Management, Hanif Mantiq dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum’at, 17/02/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT