Bio Farma Klaim Vaksin AstraZeneca Sudah Disebar ke 6 Provinsi
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya:
Gedung Kantornya Terbakar, Apa Dampaknya ke Mustika Ratu?
https://bit.ly/3raIbyU
Kementerian Kesehatan memastikan keseluruhan dari 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca akan digunakan untuk vaksinasi dosis pertama. Hal ini menyesuaikan masa kedaluwarsa dari vaksin yang akan jatuh tempo pada akhir Mei 2021. Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan waktu pendistribusian vaksin AstraZeneca sebelum kadaluwarsa masih cukup. Pihaknya sudah mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke ke enam provinsi di Indonesia sejak Sabtu 20 Maret 2021. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi nasional untuk membentuk kekebalan kelompok.
Seperti apa perkembangan distribusi vaksin oleh PT Bio Farma?
Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 24/03/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT