Thursday, 06 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Bukan BI, Gerak Rupiah Masih Ditentukan AS & The Fed

Bukan BI, Gerak Rupiah Masih Ditentukan AS & The FedУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Penguatan nilai tukar Rupiah di awal tahun 2023 dan berhasil tembus level Rp 14.800-an per Dolar AS rupanya tak berlangsung lama. Seiring dengan rilis data tenaga kerja AS di awal Februari ini, mata uang Garuda kembali tertekan dan merosot ke level Rp 15.100-an/USD. Ekonom Bank CIMB Niaga, Mika Martumpal menyebutkan pergerakan Rupiah masih sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, termasuk data tenaga kerja AS yang dikhawatirkan memperlambat upaya penurunan inflasi Negeri Paman Sam. Lalu bagaimana sentimen The Fed dan AS mempengaruhi posisi Rupiah? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Ekonom Bank CIMB Niaga, Mika Martumpal dan Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri, Reny Eka Putri dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 08/02/2023) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт