Harga minyak turun hampir 5% pada perdagangan Kamis (16/11) ke level terendah dalam empat bulan, karena investor khawatir terhadap permintaan minyak global menyusul lemahnya data dari AS dan Asia.
Harga minyak mentah WTI ditutup anjlok 4,90% di posisi USD72,9 per barel, begitu juga dengan minyak mentah brent ditutup merosot 4,63% ke posisi USD77,42 per barel.
Industry & Regional Analyst of Chief Economist Bank Mandiri, Ahmad Zuhdi menilai tren pelemahan harga minyak selain disebabkan faktor Hamas-Palestina, juga tidak lepas dari kondisi fundamental dari sisi stok yang kuat sementara demand melemah.
Seperti apa analisis pergerakan harga minyak mentah dunia? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Industry & Regional Analyst of Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Ahmad Zuhdi dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum’at, 17/11/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT