Ketua Aspebindo, Anggawira menyebutkan proyek hilirisasi mineral dalam pembangunan smelter di Indonesia masih mengalami tantangan terkait investasi, SDM, teknologi hingga regulasi.
Anggawira juga berharap kebijakan hilirisasi mineral dilaksanakan sesuai dengan komoditas mengingat persoalan setiap komoditas bebeda.
Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Minerba, Arya Rizqi Darsono juga menyebutkan perlunya pendalaman terkait tantangan pelaku usaha terkait hilirisasi mineral selain nikel. Dimana persoalan energi hingga pembiayaan masih jadi kendala, mengingat pembangunan smelter butuh dana sekitar Rp 15 Triliun.
Seperti apa tantangan pelaku usaha dukung proyek hilirisasi mineral RI? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Ketua Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Anggawira dan Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Minerba, Arya Rizqi Darsono dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 12/06/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT