У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Tanggapi Temuan BPK, BI: Rupiah Baru Tak Mudah Dipalsukan
Link: https://bit.ly/3CFOhjR
Resesi global ada di depan mata. Tsunami inflasi terjadi di sejumlah wilayah. Ditambah era normalisasi suku bunga acuan membuat daya beli masyarakat tertekan. Dunia usaha pun cenderung wait and see untuk melakukan ekspansi, sehingga pertumbuhan ekonomi diramal akan tertekan.
Dengan kondisi seperti saat ini, Forbes mencatat 400 orang terkaya di AS secara kolektif telah kehilangan hartanya hingga US$500 miliar (sekitar Rp 7.596 triliun).
Siapa saja taipan yang kekayaannya susut paling banyak?
Dan siapa saja yang kekayaannya meningkat?
Simak paparan Syarifah Rahma selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 07/10/2022) berikut ini.
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT