Defisit Dagang RI Dengan China Berpotensi Meningkat, Ini Sebabnya
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya:
Sri Mulyani Lapor Kinerja APBN 'Pandemi' 2020 ke DPR
Link: https://bit.ly/2OAVoTR
Ekonom Senior, Wijayanto Samirin berpandangan defisit dagang RI dengan China berpotensi akan terus meningkat. Dimana China memiliki produk yang banyak dibutuhkan Indonesia dengan produksi yang besar dengan daya saing yang baik.
Selain itu dari proyek investasi Indonesia, belanja modal atau capex yang dilakukan mayoritas ke produk China sehingga pelebaran defisit dagang dengan China kian lebar. Seperti apa ekonom melihat upaya RI menekan defisit dagang dengan RRC? Selengkapnya simak dialog Monica Chua dengan Ekonom Senior, Wijayanto Samirin dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 08/03/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT