Kenaikan permintaan yang mendorong kenaikan harga komoditas batu bara menjadi angin segar bagi peningkatan kinerja emiten sektor batu bara.
Direktur Eksekutif APBI, Hendra Sinadia menyebutkan meroketnya harga batu bara hingga tembus USD 400 per ton tidak lepas dari kebijakan China, pemulihan ekonomi global hingga faktor cuaca & keterbatasan supply. Seperti apa arah pergerakan harga batu bara? dan bagaimana potensi meroketnya kinerja emiten batu bara kedepan?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia dan Senior Analyst MNC Sekuritas, Rudy Setiawan dalam Closing Bell , CNBC Indonesia (Kamis, 01/09/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT