Belum berakhirnya pandemi covid-19, lonjakan inflasi hingga rencana kenaikan harga BBM disebut Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha sebagai pertimbangan Bank Indonesia untuk kembali mengerek suku bunga acuan di 2022.
Senada dengan Pegadaian, Chief Risk & Finance Officer ACC, Dharmawan Phie juga memandang kebijakan suku bunga BI tidak akan seagresif The Fed, maksimum hingga akhir 2022 BI7DRR berpotensi naik 25-50 Bps.
Seperti apa dampak kenaikan inflsi hingga suku bunga terhadap likuiditas sektor jasa keuangan? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha dan Chief Risk & Finance Officer Astra Credit Companies (ACC), Dharmawan Phie dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 30/08/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT