Disparitas Harga Hingga Cuaca Sebabkan DMO Batu Bara Tak Terpenuhi
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya
Awas Bencana Besar Dunia Usai Covid Bikin 'Resesi Seks'
https://bit.ly/2UdHU3O
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai sanksi pelarangan ekspor terhadap 34 perusahaan karena tidak memenuhi kuaota DMO disebabkan oleh 3 hal utama. Mulai dari disparitas harga jual ekspor batu bara yang sudah mencapai USD 150 per ton semenaraa harga DMO dikisaran USD 70 per ton hingga anomali kondisi cuaca dan pandemi yang menyebabkan terbatasnya produksi batu bara.
Seperti apa Perhapi melihat kondisi tidak terpenuhinya DMO batu bara? Selengkapnya simak dialog Aline Wiratmaja dengan Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Rizal Kasli dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 12/08/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT