Pengetatan kebijakan moneter hingga potensi stagflasi disebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani sebagai pendorong pelemahan Rupiah hingga diproyeksi bisa menyentuh level Rp 15.000-an per Dollar AS.
Memandang kondisi Rupiah, Division Head Treasury Business BRI, Itang Rusdinar menilai pergerakan Rupiah sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal terkait inflasi hingga suku bunga acuan The Fed. Namun demikian posisi Rupiah masih jauh lebih baik dibanding mata uang di negara regional lainnya. Seperti apa sektor keuangan melihat potensi Rupiah menyentuk level Rp 15.000/USD?
Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Division Head Treasury Business BRI, Itang Rusdinar dan Treasury & FI Group Head Bank Mayapada, Budi Warsito dalam Closing Bell , CNBC Indonesia (Selasa, 13/09/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT