Indeks dolar kembali menguat dan mendorong pelemahan sejumlah mata uang global termasuk Rupiah. Terpantau mata Uang Garuda mengalami pelemahan 0,1% ke level Rp 14.885 per USD pada penutupan perdagangan Selasa (06/09).
Head of Global Market Department BRI, Muhammad Ikhsan mengatakan pelemahan Rupiah tidak lepas dari dampak hawkish The Fed. Selain itu pelemahan Euro imbas ancaman krisis energi mendorong penguatan dolar indeks.
Seperti apa analisis terhadap pergerakan Rupiah di tengah tekanan pasar keuangan global? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Head of Global Market Department BRI, Muhammad Ikhsan dan Tim Riset CNBC Indonesia, Putu Agus Pransuamitra dalam Closing Bell , CNBC Indonesia (Selasa, 06/09/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT