Ketua Badan Anggaran DPR-RI, Said Abdullah menilai belum ada urgensi kenaikan harga Pertalite sebagai BBM Penugasan. Dimana pemerintah sudah mempersiapkan anggaran subsidi dan kompensasinya dengan harga jual 7.650 sementara harga keekonomian Rp 12.566/liter sehingga selisih harga tidak terlalu besar.
Said juga memastikan posisi fiskal masih kuat menopang subsidi dan kompensasi BBM dan tidak akan merugikan Pertamina sekaligus daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain itu kenaikan penerimaan dari komoditas batu bara hingga CPO bisa menopang APBN untuk meningkatkan subsidi energi bahkan bisa menurunkan defisit di 4,3-4,4%.
Seperti apa Banggar DPR melihat kenaikan subsidi energi? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Ketua Badan Anggaran DPR-RI, Said Abdullah dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 29/06/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT