Berita Lainnya: Satgas Covid Tetapkan 7 Pintu Masuk WNI ke RI, Ini Daftarnya!
Link: https://bit.ly/3BFPDYV
Sekjen APSyFI, Rema Gita Wiraswasta mengharapkan pemerintah dapat meningkatkan Domestic Market Obligation (DMO) untuk memenuhi kebutuhan batu bara bagi industri dalam negeri global sehingga dapat membantu industri mengatasi tekanan biaya energi industri di tengah lonjakan harga batu bara. Rema menyebutkan efek kenaikan harga batu bara ini membuat kenaikan biaya produksi sektor hulu mencapai 7% dan di sektor hilir bisa mencapai 15-17%.
Memandang kondisi ini, Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto menyebutkan pentingnya penegakan dan pengawasan pemenuhan DMO bagi industri dalam negeri. Lalu Seperti apa pentingnya intervensi pemerintah terhadap pemenuhan batu bara dalam negeri di tengah lonjakan harga komoditas?.
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Rema Gita Wiraswasta dan Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto dalam Evening Up, CNBC Indonesia (Rabu, 13/10/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT