Dunia Gonjang Ganjing, Defisit APBN 2023 Bisa di Bawah 3%?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan & Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman mengungkapkan sejumlah tantangan RI mencapai target defisit APBN 2023 di bawah 3%. Dimana kenaikan suku bunga hingga peningkatan harga pangan dan energi masih harus diwaspadai.
Namun demikian, kondisi makro ekonomi yang masih baik yang tercermin dengan tumbuhnya penerimaan negara dan konsumsi diharapkan dapat menopang ekonomi. Selain itu belanja negara diarahkan tetap ekspansif dan menghasilakan outcome yang baik. Seperti apa tantangan dan strategi pemerintah mencapai target defisit APBN 2023 di bawah 3%?
Selengkapnya simak paparan Anneke Wijaya dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan & Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum’at, 30/09/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT