Berita lainnya
Breaking! CVR Sriwijaya Air SJ 182 Berhasil Ditemukan
https://bit.ly/3rGFnd0
Ekonom Bank UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja menilai bahwa margin call di pasar derivatif AS bukan pertama kali terjadi, karena pasar derivatif ini tidak diregulasi. Dimana efek margin call berimbas pada anjloknya nilai tukar mata uang negara emerging market seiring dengan ditariknya dana asing ke Dollar AS.
Namun Enrico optimistis bahwa kondisi ini hanya akan bersifat sementara karena pada saat market kembali stabil akan mendorong likuiditas yang berlimpah untuk masuk ke obligasi yang menawarkan imbal hasil menarik dan berfundamental kuat, salah satunya SBN sehingga Rupiah akan kembali menguat.
Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Ekonom Bank UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 31/03/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT