Efek Rupiah Melemah, Biaya Produksi Industri Tekstil Naik 5%
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat adanya kenaikan biaya energi 10% imbas penyesuaian harga BBM serta kenaikan biaya pembelian bahan baku yang disebabkan pelemahan Rupiah. Diproyeksi kondisi ini bisa mendorong kenaikan biaya produksi 5% serta beban kenaikan UMR 2023 sehingga harga jual bisa meningkat 7-8%.
Seperti apa dampak kenaikan harga energi hingga pelemahan Rupiah terhadap industri tekstil? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan VP for Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani dan Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ian Syarif dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 03/10/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT