Ekonom Proyeksi BI Kerek Suku Bunga Setelah Rasio GWM 9%
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Terungkap! Tesla Elon Musk PHK 229 Karyawan & Tutup Kantor
Link: https://bit.ly/3yukg2U
Advisor Treasury & Capital Market Bank BJB, Jhon Habibie Barus menyebutkan kenaikan inflasi Indonesia yang disebabkan gangguan supply masih menjadi perhatian Bank Indonesia sebelum menaikkan suku bunga acuan. Dimana jika BI7DRR naik agresif dapat mengganggu proses pemulihan ekonomi nasional.
Selain itu langkah pengetatan likuitas BI lewat kenaikan GWM diharapkan bisa menekan dampak tekanan global, diproyeksi BI bisa menaikkan BI7DRR setelah rasioa GWM mencapai 9% di bulan September.
Seperti apa ekonom melihat arah kebijakan BI? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Advisor Treasury & Capital Market PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Jhon Habibie Barus dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 13/07/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT