Friday, 21 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Ekonom: Tidak Ada Urgensi BI7DRR Naik Hingga 100 Bps di 2022

Ekonom: Tidak Ada Urgensi BI7DRR Naik Hingga 100 Bps di 2022У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Inflasi tinggi yang diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang negatif menjadikan Amerika Serikat mengalam kondisi stagflasi. Dimana kondisi ini tidak lepas dari dampak gangguan supply yang berujung pada kenaikan suku bunga acauan The Fed. Ekonom Senior, Anny Ratnawati menilai langkah kenaikan suku bunga The Fed di 2,25%-2,5% mendorong penurunan demand sehingga inflasi lebih terkendali dan ekonomi dapat lebih tumbuh. Diproyeksi The Fed masih akan naik 50-75 Bps hingga akhir 2022 dan Bagi Bank Indonesia belum dilihat urgensi untuk menaikkan suku bunga lebih dari 50 Bps. Seperti apa ekonom melihat dampak kebijakan moneter The Fed ke Indonesia? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Ekonom Senior, Anny Ratnawati dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 01/08/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт