Ketua Departemen Ekonomi dan Bisnis UGM, Anggito Abimanyu memproyeksi Bank Indonesia akan mengerek suku bunga acuan 50 Bps dalam rilis RDG BI Oktober 2022.
Hawkish BI disebut Anggito diperlukan mengingat The Fed masih agresif dan spread BI7DRR dan FFR tinggal 100 Bps. Sementara terkait pelemahan Rupiah, Anggito menyebutkan kondisi ini lebih disebabkan oleh tekanan eksternal. Seperti apa ekonom melihat urgensi kenaikan suku bunga acuan BI?
Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Ketua Departemen Ekonomi dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, Anggito Abimanyu dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pembangunan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang di Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 20/10/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT