Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 mencapai 4,94% secara year on year (yoy).
Perlambatan ekonomi Indonesia disebut Managing Editor CNBC Indonesia, Maikel Jefriando tidak lepas dari dampak menurunnya konsumsi masyarakat dan investasi.
Sementara Chief Economist CNBC Indonesia, Anggito Abimanyu memandang tekanan ekonomi RI di kuartal III-2023 masih terbilang normal. Dimana hal ini tidak lepas dari pelemahan konsumsi mengingat puncak konsumsi sudah terjadi di Q2-2023, selain itu berbagai faktor eksternal juga mendorong masyarakat utnuk menahan belanja.
Seperti apa analisis kondisi pertumbuhan ekonomi RI? Selengkapnya simak ulasan Safrina Nasution dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Maikel Jefriando dan Chief Economist CNBC Indonesia, Anggito Abimanyu dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 06/11/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT