Epidemiolog: Tak Tepat Ada Sanksi di Pelaksanaan Vaksin Covid-19
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Bitcoin Kian Populer, Bank Sentral Dunia Bikin Perlawanan Ini
Link: http://bit.ly/2OIpdlG
Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menilai pemberian sanksi terhadap pelaksanaan vaksin dalam situasi pandemi tidak tepat dan tidak berbasis science. Dimana vaksin merupakan produk kesehatan yang mempunyai efek samping sehingga masyarakat berhak untuk menentukan kebutuhan vaksinnya yang disesuikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Seperti apa epidemiolog melihat aturan kewajiban vaksin di RI? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman dalam Profit, CNBC Indonesia (Selasa, 16/02/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT