Euro Melemah Dalam 20 Tahun, Ini Dampaknya Pada Uni Eropa
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Jakarta, CNBC Indonesia - Penurunan mata uang euro terhadap dolar AS terjadi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari lalu. Nilai tukar euro jatuh ke level terendah dalam 20 tahun terakhir karena lonjakan harga gas dan ketidakpastian seputar pasokan energi Rusia yang memicu kekhawatiran resesi di zona euro.
Mata uang bersama 19 negara Uni Eropa tersebut diperdagangkan rendah sekitar $1.0007 pada hari Selasa (12/07), merosot dari level $1,15 sebelum Rusia melancarkan perang di Ukraina. Penurunan nilai tukar ini telah membawa euro hampir mencapai angka yang sama terhadap dolar AS untuk pertama kalinya sejak akhir 2002.
Lalu apa dampaknya pada Uni Eropa? Selengkapnya diulas dalam perbincangan bersama Komisioner Komisi Eropa Bidang Anggaran dan Administrasi, Johannes Hahn di Prime Words.
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT