Facebook Cs Komitmen Blokir Konten yang Promosikan Taliban
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Volatilitas Tinggi, Bursa Eropa Dibuka Bertahan di Zona Hijau
Link: https://bit.ly/3su1FAB
Jakarta, CNBC Indonesia – Facebook, TikTok, dan platform media sosial global lainnya kompak tetap memberlakukan larangan terhadap konten yang mempromosikan Taliban setelah kelompok tersebut menguasai Afghanistan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan anggapan bahwa kelompok Afghanistan telah menggunakan platform media sosial untuk menyebarkan pesannya selama bertahun-tahun sebagai organisasi teroris. Simak informasi selengkapnya dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia (Rabu, 18/08/2021) berikut ini.
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT