Saturday, 22 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Garmen Impor Makin Mahal, Industri Tekstil RI Sumringah

Garmen Impor Makin Mahal, Industri Tekstil RI SumringahУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Awas AS Diserang Krisis Energi, Harga Gas Negara Bagian Rekor Link: https://bit.ly/3wRUKUl Jakarta, CNBC Indonesia- Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSYFI) Redma Gita Wirawasta menyambut baik aturan tarif tambahan untuk pakaian impor melalui Bea masuk tidak pengaman atau BMPT. Diharapkan kebijakan ini bisa mendorong daya saing tekstil di pasar dalam negeri dalam menghadapi gempuran tekstil impor sehingga bisa menopang industri garmen Tanah Air dalam 3 tahun kedepan. Lantas seperti apa pengaruh aturan BPMT ke sektor dan pelaku industri tanah air? Simak dialog Bramudya Prabowo bersama Ketua Umum APSyFI Redma Gita Wirawasta selengkapnya di program Profit CNBC Indonesia (Rabu, 17/11/2021) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт