У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Gejolak di mata uang Rupiah belum kunjung mereda. Meski bunga acuan Bank Indonesia sudah dikerek 25 basis poin hingga mencapai level 6%, sayangnya di awal pekan ini, posisi Rupiah malah lanjut merana ke level Rp 15.900 per Dolar Amerika Serikat.
Kuatnya Dolar AS juga menyebabkan tekanan pelemahan berbagai mata uang negara lain. Apa faktor penyebab makin perkasanya Dolar AS hingga mata uang negara lain tak berdaya?
Simak paparan Andi Shalini, selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Senin, 23/10/2023) berikut ini.
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT