GWM Jadi 9% Hingga PTBA & ANTM Kompak Tetapkan Rasio Dividen
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Bank Indonesia mulai melakukan normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan giro wajib minimum (GWM) rupiah secara bertahap. Tambahan besaran GWM tersebut diakui BI berpotensi mengurangi likuiditas di perbankan hingga Rp 110 Triliun.
Sementara, emiten tambang batu bara pelat merah PT Bukit Asam memutuskan untuk membagikan 100% dari laba bersih perseroan tahun 2021 sebagai dividen. Selain itu emiten pertambangan logam PT Aneka Tambang atau ANTAM akan membagikan dividen sebesar 50% atau Rp 930,87 Miliar dari total laba bersih perusahaan tahun 2021.
Informasi selengkapnya dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 25/05/2022) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT