Berita lainnya:
Jadi Kontroversi, Peneliti Vaksin Nusantara Buka-bukaan
Link: https://bit.ly/3gcvwtp
Vaksin Nusantara yang diinisiasi dr. Terawan Agus Putranto dinilai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tak memenuhi kaidah klinis proses penelitian dan pengembangan vaksin, sehingga belum ada persetujuan untuk dilanjutkan tahapan uji klinis selanjutnya.
Menurut Ketua UMUM PB IDI, Daeng Faqih prosedur pembuatan vaksin baik Nusantara maupun vaksin lainnya harus mengikuti kaidah penelitian dan sesuai dengan pengawasan BPOM. Sementara menurut Anggota komisi IX DPR RI Fraksi Golkar, Melki Laka Lena menyebutkan bahwa analisis BPOM tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Seperti apa IDI dan DPR RI melihat pengembangan Vaksin Nusantara/ Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Faqih dan Anggota komisi IX DPR RI Fraksi Golkar, Melki Laka Lena di Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 15/04/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT