IDI: Tak Masalah Ada Vaksin Berbayar Asal Aturan & Segmennya Jelas
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomor Kontak
Link: https://bit.ly/2U3rlYe
Terkait vaksin berbayar, Ketua Umum PB IDI, Daeng Fiqih berpandangan bahwa hal ini masih sangat wajar mengingat selama ini di Indonesia terdapat 2 cara mendapatkan vaksin yaitu secara gratis maupun dengan membayar.
Daeng menyebutkan untuk vaksin covid-19 yang berbayar harus diatur ketentuannya misalnya ditujukan untuk segmen khusus seperti WNA dan orang kaya sementara untuk vaksin gratis harus tetap berjalan sehingga bisa mendorong terjadinya kekebalan komunal.
Selengkapnya simak dialog Monica Chua dengan Ketua Umum PB IDI, Daeng Fiqih dalam Profit , CNBC Indonesia (Selasa, 13/07/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT