Gokil! China Borong 100 Juta Ton Kedelai, RI yang Pusing
https://bit.ly/3BFj4uQ
Pasar keuangan global masih menghadapi sejumlah sentimen besar di awal 2022, mulai dari perkembangan covid varian omicron, tekanan inflasi AS yang memicu percepatan normalisasi kebijakan moneter bank sentral hingga memanasnya tensi geopolitik di Eropa Timur.
Di tengah sejumlah ketidakpastian ini, Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti menilai Indeks Harga Saham Gabungan masih cukup menjanjikan ditopang kenaikan harga komoditas sehingga arus dana asing masih masuk ke pasar saham. IHSG diproyeksi masih akan bergerak dikisaran 6.900 sepanjang Q1-2022.
Seperti apa pelaku pasar melihat arah pergerakan IHSG? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 22/02/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT