Berita lainnya:
2 Tahun Corona! Kabar-Kabar Baik Bermunculan di RI, Apa Saja?
https://bit.ly/3prtTMo
Perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung menjadi sentimen yang mengerek naik harga komoditas hingga gangguan rantai pasok pangan dan transprtasi global. Chief Economist BRI dan Direktur Utama BRI Research Institute, Anton Hendranata menyebutkan dampak perang ini akan mendorong kenaikan inflasi sehingga mengganggu pemulihan ekonomi.
Tidak hanya itu, efek perang ini juga diproyeksi akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuan lebih agresif bisa mencapai 4 kali di 2022 masing-masing 25 bps . Lalu bagaimana efek kegeangan geopolitik Rusia-Ukraina pada kebijakan moneter bank sentral?
Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Chief Economist PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan Direktur Utama BRI Research Institute, Anton Hendranata dan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 02/03/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT