Wednesday, 22 July, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Inflasi AS Diproyeksi Melonjak, Yield US Treasury Bisa ke 1,9%

Inflasi AS Diproyeksi Melonjak, Yield US Treasury Bisa ke 1,9%У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya: Bursa Asia Hijau! IHSG Diramal Merah, Awas Profit Taking Link: https://bit.ly/3dczQH9 Pertumbuhan ekonomi AS yang tidak sebulish sebelumnya dan kinerja ekonomi global yang senderung moderat menjadi sentimen yang mendorong stabilnya posisi yield US Treasury di kisaran 1,6%. Namun demikian, Ekonom Bank Maybank, Myrdal Gunarto berpandangan potensi lonjakan yield obligasi masih terbuka ke kisaran 1,7%-1,9% mengingat pasar masih menanti rilis data Inflasi AS ynga diproyeksi akan melonjak serta kemungkinan naiknya kasus covid-19. Sehingga kondisi ini mendorong terjadinya tren profit taking di pasar modal emerging market. Seperti apa ekonom melihat araha pergerakan imbal hasil obligasi AS? Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Ekonom Bank Maybank, Myrdal Gunarto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 13/04/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт