Berita Lainnya: Dibangun 2022, Yuk Intip Lagi Konsep Unik Ibu Kota Baru
Link: https://bit.ly/3Bn8w2M
Chief Economist PT BRI Danareksa Sekuritas, Telisa Falianty menilai urgensi uang digital bank sentral di Indonesia saat ini belum terlalu mendesak, namun seiring dengan terus berkembangnya teknologi digitalisasi serta meningkatnya kebutuhan akan efisiensi sistem pembayaran serta cost-benefit analysisnya semakin besar maka Rupiah Digital akan semakin dibutuhkan. Selain itu penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC) juga tidak lepas dari langkah untuk mengantisipasi semakin berkembangnya aset kripto.
Seperti apa pakar melihat urgensi penerbitan CBDC? Dan apa saja tantangan pengembangan uang digital? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Chief Economist PT BRI Danareksa Sekuritas, Telisa Falianty dan Pakar Keamanan Siber Vaksincom, Alfons Tanujaya di Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 06/10/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT