Per 15 Juni 2020, tercatat Sekitar 67 perusahaan tercatat di BEI berencana untuk melakukan buyback saham senilai Rp 19,6 triliun, meskipun realisasinya baru mencapai 8,8% dari nilai yang diajukan.
Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Samsul Hidayat, masih rendahnya realisasi buyback ini lebih disebabkan oleh kondisi ketidakpastian pasar akibat pandemi corona, sehingga emiten belum merealisasikan buyback saham guna menjaga cash flow perusahaan. Selain itu kondisi market yang mulai mengalami tren kenaikan juga menjadi pertimbangan penundaan aksi korporasi ini.
Selengkapnya saksikan dialog Erwin Surya Brata dengan Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Samsul Hidayat dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 25/06/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/