Saturday, 08 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Inkonstitusional, Buruh Minta Presiden Tangguhkan Implementasi UU Ciptaker

Inkonstitusional, Buruh Minta Presiden Tangguhkan Implementasi UU CiptakerУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Pukul 12.00 WIB: Penguatan Rupiah Tersisa 0,04% Saja Link: https://bit.ly/3E2Jw1U Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa materi, substansi dan aturan UU Ciptaker tetap berlaku meski MK memutuskan UU Ciptaker ditetapkan Inkonstitusional Bersyarat. Menanggapi hal ini, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyebutkan bahwa pernyataan pemerintah tidak lengkap karena hanya berhenti di amar putusan ke-4 tetapi tidak memperhatikan amar putusan MK nomer 5 dan 6 utamanya terkait uji formil. Selain itu KSPI juga mengharapkan Presiden menerima masukan dari pakar hukum buruh bukan hanya dari pebisnis dan parpol serta menangguhkan implementasi UU Ciptaker. Seperti apa KSPI menanggapi keputusan UU Ciptaker? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 30/11/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт