Berita Lainnya: Pukul 12:00 WIB: Reli Rupiah Terhambat, Kini di Rp 14.240/US$
Link: https://bit.ly/3iwnOL5
Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna menilai pelarangan penggunaan air tanah untuk mencegah Jakarta tenggelam sulit diterapkan jika infrastruktur penyediaan air baku berbasis perpipaan belum 100%, dimana saat ini baru 40% warga yang mendapat layanan air PAM. Namun pemerintah bisa melakukan pengetatan penggunaan air tanah khususnya dikawasan yang belum mendapatkan layanan air bersih.
seperti apa pengamat melihat pelarangan penggunaan Air Tanah? Selengkapnya simak dialog Savira Wardoyo dengan Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna di Profit, CNBC Indonesia (Rabu, 06/10/2021).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT