Kunjungan Kanselir Jerman, Olaf Scholz ke China menjadi sorotan di tengah memanasnya kondisi geopolitik Eropa imbas perang Rusia-Ukraina.
Duta Besar Indonesia Untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno melihat hubungan Jerman-China cukup kuat terkait ekonomi sehingga meski dalam hal lain kedua negara memiliki posisi berbeda namun terkait perdagangan masih sejalan.
Bagi pemerintah, yang terpenting bagi Indonesia adalah mengambil posisi yang tepat. Saat ini Jerman membuka peluang investasi maupun ekspor-impor dari Asia sehingga RI bisa jadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama dagang.
Seperti apa pandangan RI terhadap pertemuan Kanselir Jerman dengan Presiden Xi? dan bagaimana potensi kerja sama dagang RI-Jerman? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Duta Besar Republik Indonesia Untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 04/11/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT